JADILAH SEPERTI PETANI JAGUNG Menuai apa yg ditaburkan

Sulichatun Srirejeki Suparlan
“JADILAH SEPERTI PETANI JAGUNG”
“Menuai apa yg ditaburkan“ Di Amerika ada
seorang petani yang menanam jagung unggulan
dan seringkali memenangkan penghargaan petani
dengan jagung terbaik sepanjang musim.Suatu
hari, seorang wartawan dari koran lokal
melakukan wawancara dan menggali rahasia
kesuksesan petani tsb. Wartawan itu menemukan
bahwa petani itu membagikan benih jagungnya
kepada para tetangganya.”Bagaimana Anda bisa
berbagi benih jagung dengan tetangga Anda, lalu
bersaing dengannya dalam kompetisi yang sama
setiap tahunnya?” tanya wartawan, dengan penuh
rasa heran dan takjub.”Tidakkah anda mengetahui
bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari
jagung yang akan berbuah dan membawanya dari
satu ladang ke ladang yang lain. Jika tetangga
saya menanam jagung yang jelek, maka kualitas
jagung saya akan menurun ketika terjadi serbuk
silang. Jika saya ingin menghasilkan jagung
kualitas unggul, maka saya harus membantu
tetangga saya untuk menanam jagung yang bagus
pula”, jawab si Petani itu.Petani ini sangat
menyadari hukum “keterhubungan” dalam
kehidupan. Dia tidak dapat meningkatkan kualitas
jagungnya, jika dia tidak membantu tetangganya
untuk melakukan hal yang sama.Dalam kehidupan
ini, jika kita ingin menikmati kebaikan, kita harus
memulai dengan menabur kebaikan kepada orang-
orang di sekitar kita. Jika kita ingin bahagia, maka
kita harus menabur kebahagiaan untuk orang lain.
Jika kita ingin hidup dengan kemakmuran, maka
kita harus berupaya pula untuk meningkatkan
taraf hidup orang-orang di sekitar kita.Anda tidak
akan mungkin menjadi ketua tim yang hebat, jika
Anda tidak berhasil mengupgrade anggota tim
Anda.Kualitas Anda sebagian ditentukan Oleh
Orang-orang Disekitar Anda. Orang yang cerdas
itu sejatinya adalah orang yang mencerdaskan
orang lain, begitu pula orang yang baik adalah
orang yg mau membaikkan orang lain. Dan
akhirnya, apa yang kita tanam, itulah yang akan
kita petik kelak.

(True Story by James Bender, How
to Talk Well, New York, 1994)

Hide story
Sulichatun Srirejeki Suparlan and 8 others like
this.
Halidjah Razak
Makasih bunda. Apakabar?

Sulichatun Srirejeki Suparlan
Alhamdulillah kabar baik bu Idja,kapan ketemuan
nih,mau Umroh apa udah pulang

Sulichatun Srirejeki Suparlan
Nie Suny apa kabar di London? semoga baca
status ini bisa menghibur

Halidjah Razak
Insha Allah tgl 15 Maret bunda Sri

Sulichatun Srirejeki Suparlan
semoga Perjalanan ke Baitullah lancar & dapat
kemudahan ya bu Idja,menjadi Haji Mabrur

Nie Suny
hehehe…alhamdulillah baik2 aja…..

Halidjah Razak
Aamiinn bunda. Makasih atas doanya. Smga bunda
jg sht selalu. Aamiinn