Hudi Leksono : Kotak Hitam Nurani Kita

Kotak Hitam Nurani Kita
by Hudi Leksono on Monday, December 26, 2011

Geram
Mereka ditembaki dengan kejam
Nurani nurani di mana jatuhnya kotak hitam
Nurani ? Adakah jatuh di pelimbahan kemanusiaan yang kelam
Muak Mual
Kau atas namakan pertumbuhan dan otonomi daerah
Tapi sebenarnya pertumbuhan lingkar perut ,
Segelintir cecunguk kapitalis dengan nafsu serakah
Kilau emas atas nama dolar
Satu dua tiga dibikin modar

Cari cepat kataku
Ini perintah presiden
yang selalu terganggu konsentrasinya mencipta lagu baru
Cari di mana kotak hitam nurani yang ditembak jatuh
Kirimkan komisi tim pencari fakta nurani yang hilang
Segera temukan di rimba belantara persoalan negara
Segera temukan di pulau pulau kaya senusantara

Puluhan komisi dibentuk
Memutar adegan ulang yang bertumpuk
Ribuan orang berbicara saling ribut
Kaset kaset semakin kusut
Sandiwara sandiwara silih berganti ,
ini episode keberapa
Rakyat terbuai menjadi penonton yang setia
Tiba tiba semua menjadi amnesia

Tuan presiden tuan presiden …
Ratusan orang berdasi berebut saling sikut
Kami berhasil menemukan kotak nurani hitam yang hilang
Kami temukan jatuh di pelimbahan istana

Buka cepat !

Tumpukan tumpukan kertas kusam berbau busuk
Penuh tulisan skenario adegan dan sandiwara
Plan a plan b plin plan plin tut

Bodoh semua !
Bukan ini yang kita cari
Di mana kotak hitam nurani kita

Cariii !

Marini Sipayung :

Setiap hari kejahatan kemanusiaan dipertontonkan untuk membungkam mereka yg ‘ragu2′ apakah masih punya kotak hitam nurani..

Hertadi Sudjo :
Suara teriakan seseorang perempuan / tuan presiden tuan presiden / aku temukan kotak hitam nurani yang hilang / ajudan , pengawal, jihandak / buka cepat cepat, awas bisa meledak / lembaran lembaran kertas belum dilipat / nah ini apel washington yang kunantinanti.

Dewi Kelana :

Bodoh semua !
Bukan ini yang kita cari
Di mana kotak hitam nurani kita

cari !

Leliana Lesmana
hmmm…..masih saja Indonesia begini…makin kesini makin semrawut….Presiden cuma simbol..tak bisa menangani apa apa….miris..

Marbuth Sastragila
Bener kan kataku, puisi hudi leksono akan seirama dengan puisiku, walaupun datang dari arah yg berbeda, menempuh jalan yang berbeda. salam satir, salam kentir !

Fahrunnisa Hidayat
Plan a plan b plin plan plin tut … kotaknya udah tenggelam gak tahu di samudera mana ,, indonesia terlalu luas dan kayaa ,, hmmm :)

El Lazuardi ?*
meski sangat telanjang, tapi aku suka akang Hud, sangat seksi,… :)

Seroja White
Iya..iya..saya cari. Tapi jangan bentak2 ma melotot gitu dong. Sy akan cari ke mana si nurani itu pergi, dang wes minggat ra betah di negeri ini, lakone sinetron wae..ladalah..*manyun

Faiz Al-Faridzi
?…ribuan orang berbicara saling ribut
kaset-kaset semakin kusut…

penggambaran yg apik, Mas Hudi.

Sayuri Yosiana
wah. menggelegar. Potret carut marut yg tak pernah terselesaikan ya, Mas Hud. Semakin banyak pembentukan komisi ini itu, semakin tak mampu mencipta solusi dan kitapun jd kayak lingkaran setan. whaha. Sementara uang rakyat terus menipis utk menggaji anggota2 ini itu yg hasilnya hanya utk ditutup2i bila ada indikasi keterlibatan pihak2 penting.

Eggy Yunaedi
RI : Republik Investot

Hudi Leksono to ?Marini Sipayung :
begitulah semoga kita tidak ragu, yang hitam jelas yang putih jelas, yang ingin jadi abu abu silakan jadi debu

Hudi Leksono to ?Hertadi Sudjo;
hehe busuk lah semua apel malang washington yang disimpan dalam peti mati hitam nurani kita, lain kali simpan di kulkas ya mbah

Hudi Leksono to Dewi Kelana
Entah harus dicari di mana, di manaaa di manaaa di manaaa kalo diterjemahkan ke inggris where e where where e where where e where …, sepertinya begitu nurani kita sudah di where e where di buang gadaikan entah ke mana … jatuh ke tangan nafsu serakah kesombongan nista kemanusiaan

Hudi Leksono to ?Leliana Lesmana;
yaa sudah tak bisa dipercaya tepatnya, apa kita percaya pada sinetron dan sandiwara televisi, kalau masih tontonlah, dan negara ini benar benar suatu hiburan kepura-puraan

Hudi Leksono ? to Marbuth Sastragila
bahasamu beda dan aku masih sedikit lebih waras hehe salam satir otak mlintir

Hudi Leksono ?Fahrunnisa Hidayat
yaa tenggelam di samudra paling dalam dilahap pasukan dedemit samudra hindia, dedemit itu akan semakin kenyang beranak pinak semakin bertenaga dan kelak akan menjadi pemimpin negara ini

Hudi Leksono ?El Lazuardi
yaa memang sudah saatnya harus telanjang, sudah tebal baju kepura-puraan dan kita akan semakin gerah, copot bajumu aku telah copot bajuku, lihat ini dadaku dengan luka toreh semakin menganga

Hudi Leksono ?Seroja White
maaf yaa ga bentak bentak koq, sana cari ke medan ada ga ?

Hudi Leksono ?Faiz Al-Faridzi
terima kasih bung, bukankah ini jaman cd bajakan tidak kaset lagi ,
… aihhh puisiku ketinggalan jaman

Hudi Leksono ?Sayuri Yosiana;
terimakasih telah menerjemahkan puisi ini, kamu selalu bisa menerjemahkan rasa hatiku, … hahay

Hudi Leksono ?Eggy Yunaedi :
hehe republik investot asyiiikk BENTO

Faiz Al-Faridzi ?..
.hahaha….stuju bahwa skrang jamannya CD Tp tdk utk ktinggalan jamannya

Sue Munggaran ?>>
cari aja sendiriiii..aq lg bnyk kerjaan..wk wk wk

Hudiiiii..kl mau nyari jgn tanya2 ma s ayu tongtong itu yaa..ntar palsu lg alamatnya..hi hi hii

Leo Sastrawijaya
Negeri yang sudah dibajak oleh tirani kekuasaan….
membuktikan bahwa tidak ada sistim terbaik.
Yang menentukan tetap saja kualitas moral punggawanya…

Hudi Leksono
sibuk apa siyy Sue Munggaran, bantuin cari dooonnkk aku selalu saja nyasar mencarimu h
hehe halahh

Hudi Leksono ?Leo Sastrawijaya
hmm sepertinya begitu toh sistem itu manusia juga yang membuat,
manusia juga yang membolak balik

Suko Rahadi
terkubur di dasar laut.

Soehardi Tjokroprawiro
Yaaa Habis daahh

Leave a Reply