Ulat Bulu :Menyebabkan Gatal Gatal di Kulit seperti Alergi

Kalau kita lihat di TV dan membaca koran, keberadaan Ulat Bulu memang harus mendapat perhatian yang serius. Masyarakat perlu mendapat penjelasan yang lengkap dan baik.

Namun serangan ulat bulu ini belum sampai ke taraf yang merugikan bagi pertanian maupun kesehatan. Di bidang kesehatan, dampak ulat bulu pada manusia pada umumnya ringan, berupa gatal-gatal di kulit seperti alergi.

Masyarakat dianjurkan :

* Menghindari kontak langsung dengan ulat bulu.
* Menutup makanan minuman dan membersihkan lingkungan.
* Cuci tangan pakai sabun (CTPS).
* Apabila ada gangguan kesehatan, segera kontak ke Puskesmas dan fasilitas kesehatan terdekat.

Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemkes pada Jumpa Pers bersama Menteri Pertanian, Ir. H. Suswono, MMA di Jakarta, 8 April 2011.

Dirjen P2PL menambahkan, Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai kegiatan yaitu koordinasi dengan Kementerian Pertanian di tingkat pusat serta Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian di daerah. Surveillance kejadian penyakit melalui petugas surveilans kabupaten.

Kegiatan koordinasi :

**Penyuluhan kepada masyarakat,
**Kewaspadaan dini petugas dan sarana kesehatan,
**Pembentukan Pos Kesehatan,
**Pengaktifan Puskesmas untuk siaga kalau memang ada pasien dan mengirim surat edaran Direktorat Jenderal P2PL ke Dinas Kesehatan.

Menurut Menteri Pertanian, di Jawa Timur serangan ulat bulu terjadi di Banyuwangi, Probolinggo dan Jombang. Di Banyuwangi, ulat bulu menyerang tanaman mindi, di Probolonggo menyerang pohon mangga dan di Jombang menyerang tanaman asem. Sedangkan di Bekasi menyerang tanaman alpukat.

“Jadi ulat bulu, tidak menyerang tanaman padi dan jagung”, ungkap Mentan.

Serangan ulat bulu yang paling masif di Probolinggo mulai bulan Maret dan puncaknya pada 6 April di 9 kecamatan secara sporadis. Jumlah pohon mangga yang diserang 1,2% atau 14.813 pohon dari 1.227.879 pohon mangga yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Ulat bulu aktif pada malam hari, memakan daun mangga. Menyebabkan daun mangga mengering, rontok dan pohon menjadi gundul tetapi tidak mematikan tanaman. Pada siang hari, ulat bulu berlindung di tempat-tempat yang teduh baik di tanaman mangga maupun di tembok-tembok rumah maun kandang hewan.

SUMBER TULISAN :
[email protected],

Leave a Reply