Kontrol Pencemaran Air di TPA

solid waste

a). Dibutuhkan rencana pemantauan dan pengontrolan kualitas air.
Rencana kontrol kualitas air harus memuat :
? -Kondisi badan air dan prediksi daerah yang berpotensi tercemar oleh lindi
? -Elevasi dan arah aliran air tanah
? -Lokasi dan tinggi muka air permukaan yang berdekatan
? -Potensi hubungan antara lokasi TPA lama, akuifer setempat, dan air permukaan
? -Kualitas air dari zone yang berpotensi terkena dampak sebelum dan setala TPA lama ini beroperasi
? -Rencana penempatan sumur pemantau, stasiun sampling, serta program sampling
? -Informasi tentang karakteristik tanah dan hiodrogeologi di bawah lokasi lahan-urug pada kedalaman yang cukup untuk memungkinkan dilakukannya evaluasi peran tanah tersebut dalam melindungi air tanah
?
Rencana kontrol run-off untuk mengurangi infiltrasi air ke dalam urugan, serta kontrol erosi urugan.
b). Lakukan pengecekan dan pemeriksaan secara rutin
dan berkala terhadap kualitas air tanah di sumur-sumur monitoring, sumur penduduk di sekitar TPA dengan parameter utama warna, pH, bau, daya hantar listrik, khlorida, BOD, dan COD.

c). Sampling dan analisa air tanah yang digunakan sebagai sumber air minum dilakukan secara berkala, mengikuti standar kualitas air minum yang berlaku.

d). Sampling dan analisa air sungai yang berjarak kurang dari 200 m dari batas terluar TPA lama dilakukan secara berkala sesuai peraturan yang berlaku.

sumber NSPM-PU

Leave a Reply