Nyamuk sebagai Vektor Penyakit (Malaria,Demam Berdarah,Demam Tulang,Kaki Gajah) di Indonesia

albopictus 1
Gambar Nyamuk Aedes albopictus

Nyamuk sebagai Vektor Penyakit (Malaria,Demam Berdarah,Demam Tulang,Kaki gajah) di Indonesia

Di Indonesia diperkirakan ada 450 jenis nyamuk, dan sebagian adalah sebagai penular /vektor penyakit dan hama pengganggu kenyamanan manusia.

Inilah sebagian yang paling terkenal

1.Aedes spp
Dari jenis Aedes yang paling banyak disebut diantaranya adalah
Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus adalah penular penyakit Demam Berdarah Dengue dan Chikungunya atau Demam Tulang/Flu Tulang. Orang sering menyebut si belang karena tubuhnya ada spot putih di beberapa tempat baik dituh maupun kaki.

Aedes aegypti lebih dikenal sebagai Nyamuk domestik karena banyak ditemukan di container/penampungan air seperti bak mandi,ban bekas, gentong air dll.

Sedang Aedes albopictus lebih banyak ditemukan di kebun-kebun dan bersarang pa potongan bamboo,batok kelapa,cekungan di pohon dll.

2.Culex spp
Berkembag biak di got got perkotaan banyak dihuni jentik jentik Culex pipien fatigan. Nyamuk ini dulu banyak sebagai vector penyakit kaki gajah (Wuchereria bancrofti)

Nyamuk Culex quinquefasciatus adalah pengganggu kenyamanan manusia di kota dengan saluran air limbah yang tersumbat, terutama pada musim kemarau, nyamuk ini juga dapat menularkan penyakit kaki gajah (filariasis) bancrofti. Juga penyakt Japanese B Encephalitis.

3.Anopheles spp
Ada sekitar 80 jenis Anopheles di Indonesia, sekitar 16 jenis diantaranya sebagai vector penyakit Malaria.Penyebab Malaria adalah Plasmodium ( ada 4 jenis Plasmodium di Indonesia, yaitu Plasmodium vivax,Plasmodium falciparum,Plasmodium malariae,Plasmodium ovale)

Nyamuk Anopheles spp. Di Indonesia diketahui ada 16 jenis yang dapat menularkan penyakit malaria.
Setiap jenis mempunyai penyebaran yang berbeda, misalnya Anopheles aconitus, banyak ditemukan/hidup di daerah persawahan.
Anopheles sundaicus banyak ditemukan hidup di perairan payau di tepi laut atau lagoon.
Anopheles maculatus banyak ditemukan di mata air/sungai kecil di pegunungan.

Di hutan hutan banyak ditemukan Anopheles leucosphyrus group dan Anopheles barbirostris,
di Papua dan Indonesia Timur banyak ditemukan Anopheles farauti,

4.Mansonia spp

Nyamuk jenis Mansonia terkenal sebagai vektor penyakit kaki gajah yang disebabkan oleh sejenis cacing ( Brugia malayi,Brugia timori) banyak hidup di paya paya. Larva Mansonia menancapkan tabug pernafasannya di akar akar tumbuhan air.

Pengendalian nyamuk dewasa dan larva (jentik) harus dilakukan secara Terpadu, untuk menurunkan populasi nyamuk dan diikuti dengan monitoring dan evaluasi dengan cara mengukur padat populasi nyamuk dewasa dan jentik

Sumber
SPP ditjen PPMPLP

Leave a Reply