Mengapa Gadis Sunda Cantik-Cantik dan Kulitnya Mulus?

CEWE CAKEPS
Kulit mulus karena lalapan;

Kita seringkali mendengar kalau mojang/gadis Sunda terkenal cantik-cantik dan berkulit mulus. Hal ini ternyata karena gadis-gadis Sunda tersebut terbiasa makan dengan lalapan. Lalapan ada bermacam-macam jenis baik yang dikonsumsi mentah atau yang direbus sebentar (setegah matang).

Pada dasarnya sayuran memang mengandung nutrisi yang sangat penting, ada vitamin, mineral, serat, dan yang sekarang banyak diminati yaitu antioksidan. Senyawa-senyawa ini beberapa akan rusak bila dimasak (terlalu) matang. Jadi sebetulnya lalapan tentu lebih baik dibandingkan dengan yang matang.  Ini adalah  konsekuensi logisnya.

Makan lalapan tentu saja ada resikonya, bila tidak memperhatikan tentang… kebersihan lalapan itu sendiri misalnya ada telor cacing, bakteri berbahaya, atau ada senyawa berbahaya yang terkandung didalamnya. Penyajian lalapan yang baik tentu saja sebelum dihidangkan perlu dicuci bersih, dengan air yang bersih, kalau perlu tambahkan senyawa pembunuh bakteri / kuman .

Beberapa jenis lalapan misalnya daun singkong yang mengandung¬† saponin, atau terong atau jenis-jenis teterongan seperti tomat,terong, dll mengandung solanin atau senyawa berbahaya lainnya. Tentu saja ini kalau dimakan terlalu banyak dan dimakan mentah. Kita perlu berhati hati agar tidak makan “terlalu banyak” jenis-jenis ini . Menurut berita yang ada belum ada orang meninggal karena makan lalapan…. jadi tenang ajalah ya.!!

Banyak sekali jenis-jenis tanaman yang dapat dimakan sebagai lalapan. Menurut penelitian ada hampir duaratus jenis lalapan yang bisa dimakan. Kita sudah sangat mengenal lalapan seperti mentimun, daun kenikir, daun tespong, daun kemangi, daun kol/kobis,daun selada,daun jambu monyet muda, daun pepaya dll

Lalapan biasanya tidak pernah berdiri sendiri, kawan lalapan yang biasa ikut hadir adalah sambal terasi. Memang tidak nikmat rasanya kalo nggak pake sambal (sambal lado kata urang awak), Saya baru-baru ini membaca di koan kalao sambal terasi sudah diproduksi di Australia dan dipatentkan di negeri Belanda ???, wah kalo ini benar adanya jadi mojang priangan (Sunda) harus bayar royalti kalau mau makan lalap+sambal terasi.

Trus…….. gimana nich nantinya ??????

Leave a Reply