Public Health: Arthropod – Borne – Viruses disingkat Arbovirus,

Aedes_aegypti

Arthropod – Borne – Viruses disingkat Arbovirus,
yaitu Virus virus Penyebab Penyakit yang ditularkan oleh Serangga (Arthropoda)

Istilah ini pertama kali dikemukakan oleh Cassal dan Brown (1954), disampaikan ada beberapa jenis virus sebagai agent penyakit pada manusia/hewan yang ditularkan serangga.

Ada banyak sekali jenis jenis virus , namun disini kami hanya akan membicarakan penyakit yang banyak ditemui di Indonesia saja.

Vrus diklasifikasikan atas dasar reaksi imunitasnya/kesamaan antigenic menjadi :

Group A Arbovius : misalnya Demam Chikungunya atau penyebab Penyakit Demam Tulang
Group B Arbovirus:misalnya Demam Berdarah Dengue,Japanese B Enchepalitis
Group C Arbovirus:msalnya Western Enchepalitis (belum ditemukan di Indonesia)
Group Lain Arbovirus: misalnya California Virus (belum dtiemukan di Indonesia)

1.Demam Tulang, Demam Chikungunya (Group A Virus)
Pertama kali ditemukan di Tanganjika (Afrika), dan bahasa ini tentu bahasa Afrika sana yang artinya sakit persendian yang amat sangat sakit.
Penyakit ini disebarkan oleh sejenis nyamuk yang disebut Aedes aegypti (vector primer,vector utama) dan Aedes albopictus (vector sekunder)
Di Negara lain misalnya di Thailand ditemukan juga vector penyakitnya nyamuk Culex pipien qinquifasciatus, Culex tritaeniorhynchus dan Culex gelidus.
Karena di Indonesia vector penyakitnya sama dengan Demem Berdarah Dengue, maka cara penanggulangan vektornya sama.

Yang bisa dilaksanakan oleh masyarakat adalah:
Lakukan 3 M Plus

1.Menguras/membersihkan bak mandi/penampungan air seminggu sekali
2.Mengubur barang bang bekas yang dapat menampung air misalnya kaleng-kaleng,ban bekas dll
3.Menutup penyimpanan air/gentong dll agar nyamuk Aedes tidak dapat masuk dan bertelur didalamnya.

PLUS :
– Berikan serbuk anti jentik (Abate)
– Perlindungan Pribadi terhadap nyamuk;Rumah ditutup dengan kasa, memakai ,obat oles anti nyamuk,anak tidur pakai kelambu dll

2.Demam Berdarah Dengue (Group B Arbovirus)

Pertama diketahu secara resmi di Indonesia tahun 1969.Sekarang sudah tersebar luas di seluruh provinsi di Indonesia.
Vektor penyakitnya sama dengan Demam Chikungunya yaitu Penyakit ini disebarkan oleh sejenis nyamuk yang disebut Aedes aegypti (vector primer,vector utama) dan Aedes albopictus (vector sekunder)
Penanggulangan :

Yang bisa dilaksanakan oleh masyarakat adalah:
Lakukan 3 M Plus
1.Menguras/membersihkan bak mandi/penampungan air seminggu sekali
2.Mengubur barang bang bekas yang dapat menampung air misalnya kaleng-kaleng,ban bekas dll
3.Menutup penyimpanan air/gentong dll agar nyamuk Aedes tidak dapat masuk dan bertelur didalamnya.

PLUS :
– Berikan serbuk anti jentik (Abate)
– Perlindungan Pribadi terhadap nyamuk;Rumah ditutup dengan kasa, memakai ,obat oles anti nyamuk,anak tidur pakai kelambu dll

3.Japanese B Encephalitis (penyebab Arbovirus group B)

Adalah penyakit Kepala berkepanjangan yang tidak diketahui penebabnya
Ditularkan oleh nyamk Culex quinquefasciatus,Culex tritaeniorhynchus
Banyak dipercayai berasisiasi dengan peternakan Babi, pernah KLB di Tangerang

Sumber :
Herm’s Medical Entomology

Leave a Reply