Apa itu Resiko dan Siklus Kontaminasi Tinja (Diagram F) ?

Resiko dan siklus kontaminasi

Secara langsung dan tidak anak-anak bisa terkontak langsung dengan kotoran / tinja di lingkungan mereka dengan :

1. Cairan : biasanya berhubungan dengan air yang di gunakn untuk minum atau memasak. Anak-anak bisa minum dari air yang terkontaminasi langsung atau makanan yang di cuci dengan air yang telah terkontaminasi

2. Alam sekitar : anak-anak biasanya buang air besar di halaman sekitar`rumah, penyakit (hepatitisA&E dan diare) menyebabkan bibit penyakit dalam tinja berkembang dengan sendirinya saat turun hujan. melalui tinja di halaman yang telah terkontaminasi mereka menyebar ke manusia melalui air yang terkontaminasi, penyebaran lalat pada makanan yang tidak tertutup dan anak –anak yang tidak mencuci tangan mereka setelah bermain di halaman. Anak-anak mempunyai resiko yang tinggi untuk terkena penyakit diare dari buang air besar sembarangan karena mereka bermain di halaman yang telah
terkontaminasi dan mereka mempunyai daya tahan tubuh yang berbedadengan orang dewasa

3 Makanan : dapat juga terkontaminasi oleh lalat yang terdapat di rumah, kuman-kuman yang terdapat pada piring-piring kotor, tangan yang kotor dan juga kontak langsung dengan air yang telah terkontaminasi.

4 Lalat yang terdapat pd alam terbuka : yang hinggap pada kotoran / tinja dan kemudian hinggap pada makanan, air, peralatan dapur, atau langsung hinggap pada mulut anak – anak.

5 Jari tangan : juga bisa terkontaminasi ketika anak-anak bermain pada tempat yang mengandung kuman atau ketika mereka membuang air besar dan tidak mencuci tangan sebelum makan.

Sumber : OXFAM

Leave a Reply