Posts Tagged ‘gempur batu’

Tanaman Obat : Manfaat Keji Beling (Stachytarpheta mutabilis Vahl)

keji-beling juga

Nama Umum : Keji Beling
Nama Ilmiah : Stachytarpheta mutabilis, Vahl.
Sinonim :Strobilantes crispus, Bl. Sericocalyx crispus, (Linn.), Bremek.
Familia :Acanthaceae

Diskripsi Tanaman :

Keji Beling (Stachytarpheta mutabilis) adalah suatu jenis tumbuhan yang berbatang basah dan sepintas lalu menyerupai rumput berbatang tegak. Di Jawa tanaman ini banyak terdapat di pedesaan yang tumbuh sebagai semak. Batang pohonnya berdiameter antara 0,2 – 0,7 cm. Kulit luar berwarna ungu dengan bintik-bintik hijau dan apabila menjadi tua berubah menjadi coklat. Daun ngokilo berbentuk bulat telur, pada tepinya bergerigi dengan jarak agak jarang, berbulu halus hampir tak kelihatan. Panjang helaian daun (tanpa tangkai) berkisar antara 5 – 8 cm (ukuran normal) dan lebar daun kira-kira 2 – 5 cm. Tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindung dan di tempat terbuka.

Tanaman ini diperbanyak dengan stek. Setiap ranting yang menyentuh tanah dapat membentuk akar dan membentuk tanaman baru yang mudah dipisahkan dari tanaman induk. Varietas yang paling bagus adalah yang berbunga kuning kecil. Daun agak kasar. Panggunaan enyoh kelo kelamaan terlalu tajam untuk alat pencernaan. Obat ini digunakan paling lama lima bulan berturut-turut. Dampak yang kurang baik sebagian dapat diatasi dengan mencampurnya dengan daun wungu.

Sebagai keji beling dapat juga dimasukkan gempur watu, Acetabularia major V. Martens, suatu algae yang terdapat di pantai Jepara. Algae inimempunyai kemampuan untuk mengeluarkan asam yang dapat melubangi batu sehingga dapat berakar di situ.

Penyakit Yang Dapat Diobati :Tumor, Diabetes melitus, Lever (Sakit kuning), Ambeien (Wasir); Kolesterol, Maag, Kena bisa ulat dan Semut hitam;

Ramuan untuk Obat :
1. Tumor
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.
Pantangan: Ikan Asin, cabai, tauge, sawi putih, kangkung, nanas, durian, lengkong, nangka, es, alkohol dan tape, limun dan vitzin.

2. Diabetes Mellitus
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.
Pantangan: makanan yang manis-manis.

3. Lever (sakit Kuning)
Bahan: Daun Keeji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.
Pantangan: makanan yang mengandung lemak.

4. Ambeien (wasir)
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.
Pantangan: Daging kambing dan makanan/masakan yang pedas.

5. Kolesterol tinggi
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.
Pantangan: makanan yang berlemak.

6. Maag
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.
Pantangan: makanan pedas atau asam.

7. Kena Bisa Ulat dan Semut Hitam
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 1 lembar.
Cara Pemakaian: digosokkan pada bagian tubuh yang gatal hingga daun tersebut mengeluarkan air dan hancur. Dilakukan 2 kali
setelah berselang 2 jam.

Komposisi :D aun kejibeling mengandung unsur-unsur mineral seperti kalium, natrium, kalsium dan beberapa unsur lainnya.

Ardhi 2010 dari berbagai sumber antara lain sbb:

http://girizamblanq.blogspot.com/2009/04/keji-beling-stachytarpheta-mutabilis.html
http://indopedia.gunadarma.ac.id/content/133/4933/id/keji-beling-no-4.html

Posted on March 10th, 2010 by Mas Hardi  |  4 Comments »